Festival Kopi Kamojang Dorong Ekonomi Warga, Disiapkan Jadi Destinasi Edu-Wisata
“Pengembangan desa wisata ini harus didukung oleh semua stakeholder,” ujarnya.
Namun demikian, Wawan menegaskan bahwa pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan. Konsep ekowisata harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi kepada masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam.
“Jadi artinya, tidak merusak lingkungan yang ada, tetapi justru mereka dapat menjaga lingkungan yang ada,” katanya.
Dengan pendekatan tersebut, Festival Kopi Kamojang diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan promosi semata. Festival ini menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun ekosistem ekonomi masyarakat, memperkuat desa wisata serta mengenalkan Kamojang sebagai kawasan edukasi berbasis potensi lokal.
Jika dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Kahuripan Kamojang berpotensi menjadi contoh pengembangan ekonomi sirkular yang mempertemukan sektor kopi, pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan dalam satu kawasan.
Editor: ii Solihin