Kerap Dikunjungi Pejabat dan Artis, Bubur Ayam Reks jadi Buruan Warga Garut

Rizza
.
Minggu, 13 Maret 2022 | 08:29 WIB

GARUT, iNews.id Memiliki citarasa yang lezat, bubur Reks menjadi menu pilihan sarapan yang banyak diburu warga Garut.

Bertempat disamping Mesjid An-nur, Perempatan Gordah, Jalan Cimanuk, Desa Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, lapak bubur ini sudah berdiri sejak tahun 1997 yang lalu.

Selain dari kalangan masyarakat, lapak bubur yang dulunya kerap dijadikan tongkrongan penyiar radio ini juga sering dikunjungi oleh pejabat dan kalangan artis Indonesia yang ingin menjajal kenikmatan bubur ayam tersebut.

"Mulai jualan sudah 25 tahun yang lalu, awalnya jualan di depan radio Reks, dan ini cabangnya, pertama buka di depan radio Reks dulu ada halte disitu, namanya dulu bubur raos, karena lokasinya depan radio Reks, orang lebih mengenal bubur Reks, terus para penyiar suka nongkrong disitu juga jadi lebih dikenal bubur Reks," kata Asep Mulyana, generasi kedua bubur Reks, kepada iNews.id, Sabtu 12 Maret 2022.

Dijual dengan harga Rp. 10.000,- per porsi, Asep mengaku dirinya bisa menghabiskan 3-4 Kg beras adonan bubur dengan omset Rp. 500 ribu sampai Rp. 1 Juta per harinya.

"Satu porsi buburnya saja, bubur ayam Rp. 10.000,-, untuk toping nya seperti ati ampela, telur puyuh dan yang lainnya Rp. 5.000, " tambahnya.

Asep menambahkan selain bubur ayam, menu spesial lain yang banyak diminati pembeli adalah sate telur puyuh.

"Selain bubur ayam, yang menarik ini sate telur puyuh yang dibikin bumbu kuning tanpa cabai, jadi anak kecil juga suka," tambahnya.

Buka dari pukul 06.00 - 11.00 dan 17.00 - 22.00 WIB, bubur Reks sudah memiliki lima cabang yang tersebar di Garut diantaranya, depan radio Reks,  samping Masjid An-Nur perempatan Gordah, depan STIE Otista, lampu merah Hampor dan Jalan Patriot dekat Kampus Uniga.

Editor : ii Solihin
Bagikan Artikel Ini