GARUT, iNewsGarut.id – Kasus penganiayaan berat yang berujung maut menggegerkan warga Kabupaten Garut. Seorang pria berinisial RA meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri di kawasan Warung Peuteuy, Kecamatan Banyuresmi, Garut.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video amatir yang merekam detik-detik usai kejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi mengalami luka serius, sementara dua orang berusaha memberikan pertolongan.
Kapolres Garut, AKBP Niko Adi Putra, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras mendatangi pelaku dan menantangnya.
Pelaku yang saat itu sedang memotong kepala ayam untuk pakan musang menggunakan golok yang dipegangnya untuk menyerang korban.
"Pelaku mengaku tersulut emosi karena merasa ditantang oleh korban. Golok yang semula digunakan untuk memotong kepala ayam kemudian dipakai untuk menganiaya korban," ujar AKBP Niko Adi Putra saat konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (6/8/2026).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Satreskrim Polres Garut telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah golok yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun.
Polres Garut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang baik agar tidak berujung pada tindak pidana.
Editor : ii Solihin
Artikel Terkait
