Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Jenazah Korban Kapal Virgo Transport 8 Tiba di Garut, Tangis Keluarga Pecah
Advertisement . Scroll to see content

Cium Bau Tak Sedap Sepanjang Hari, Pabrik Pengolahan Pakan Berbahan Dasar Bangkai Kembali Diprotes

Rabu, 16 November 2022 | 20:48 WIB
  • author Fani Ferdiansyah
Cium Bau Tak Sedap Sepanjang Hari, Pabrik Pengolahan Pakan Berbahan Dasar Bangkai Kembali Diprotes
Bersama masyarakat, massa pelajar dan mahasiswa Satma Pemuda Pancasila Kabupaten Garut menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Garut, Rabu (16/11/2022).Foto(Fani Ferdiansyah)

Menurut Heqi, bau tak sedap yang disebarkan dari aktivitas pembuatan pakan menyebar dalam radius 20 km, dengan dampak hingga tiga kecamatan, yakni Kecamatan Karangpawitan, Kecamatan Banyuresmi, dan Kecamatan Garut Kota.

"Bau ini bisa mencapai radius 20 km, mencapai tiga kecamatan, seperti Karangpawitan, Banyuresmi dan Garut Kota. Arahnya bergantung dari hembusan angin," sebutnya.

Ia pun mengancam akan melakukan aksi lanjutan jika aspirasi masyarakat terkait bau pengolahan pakan ini tak juga digubris oleh DPRD Kabupaten Garut. "Jika tak ada solusi, kami akan menggelar aksi lanjutan ke Bupati Garut, bahkan ke Gubernur Jawa Barat," ucap Heqi.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, menyatakan akan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan warga. Politisi Partai Golkar Kabupaten Garut itu menyatakan akan menggelar rapat dengan sejumlah instansi terkait guna membahas pencemaran udara yang merugikan masyarakat tersebut.

"Besok kami akan menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah dan APH (aparat penegak hukum). Kami akan usulkan bahwa aktivitas pabrik pengolahan pakan itu untuk ditutup dengan  sejumlah pertimbangan dan berbagai alasan, rekomendasi ini tentu akan kami berikan pada APH supaya ditangani," kata Aris Munandar. 

Editor: ii Solihin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut