Ketum Overlanding Indonesia Sambangi Penangkaran Elang Kamojang, Gaungkan Wisata Berbasis Konservasi
GARUT. iNewsGarut.id – Ketua Umum Overlanding Indonesia, Irjen Pol. Arif Rachman, bersama rombongan melakukan kunjungan ke Pusat Penangkaran Elang Kamojang di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (20/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian touring Overlanding Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan menuju kegiatan bakti sosial di Leuwikeris, Kabupaten Tasikmalaya.
Kedatangan rombongan disambut jajaran pengurus dan anggota Overlanding Indonesia Kabupaten Garut serta pengelola penangkaran. Dalam kesempatan itu, para peserta touring diajak meninjau langsung berbagai fasilitas konservasi serta melihat proses perawatan dan rehabilitasi elang yang menjadi salah satu satwa dilindungi di Indonesia.
Arif Rachman menyampaikan apresiasi atas komitmen pengelola Pusat Penangkaran Elang Kamojang dalam menjaga kelestarian satwa liar, khususnya elang endemik Jawa. Menurutnya, kegiatan overlanding tidak hanya sebatas perjalanan dan petualangan, tetapi juga memiliki misi edukasi serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Overlanding bukan sekadar touring. Di dalamnya ada semangat untuk belajar, mengenal alam, dan ikut menjaga kelestariannya. Apa yang dilakukan di Penangkaran Elang Kamojang merupakan contoh nyata upaya konservasi yang patut didukung,” ujarnya.
Selama kunjungan, rombongan memperoleh penjelasan mengenai berbagai jenis elang yang ditangkarkan, tahapan rehabilitasi satwa, hingga proses pelepasliaran kembali ke habitat aslinya. Beberapa peserta juga berkesempatan melihat lebih dekat elang Jawa yang menjadi salah satu ikon konservasi di kawasan Kamojang.
Sementara itu, Ketua Overlanding Indonesia Kabupaten Garut, H.Dudung Sudiana, didampingi H. Ato Hermanto dan H. Beni Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Ketua Umum beserta rombongan ke Garut.
Menurutnya, kehadiran pimpinan nasional Overlanding Indonesia menjadi motivasi bagi komunitas daerah untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, serta promosi destinasi wisata lokal.
Editor : ii Solihin