get app
inews
Aa Text
Read Next : Penyegaran Kepemimpinan Warnai Denkesyah Cirebon, RS Ciremai Resmikan Layanan Kesehatan Baru

Pangdam III Siliwangi hadiri Inauguration Ceremony 2026 Santri Murid Baru Al Mashduqi IIBS Garut

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:00 WIB
header img
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Bersama Direktur Al Mashduqi Islamic School Garut, H. Arif Bakhtiar. Foto. iNewsGarut.id/ Hendra YG

GARUT, iNewsGarut.id – Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut sukses menyelenggarakan pengukuhan santri murid baru dalam agenda Inauguration Ceremony 2026 pada Selasa (25/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lemdiklat Menwa Indonesia Tarumanagara/Ballroom Green Patriot Garut tersebut mengusung tema “Building Faith, Character, and Love for the Nation.”

Momentum pengukuhan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menandai berakhirnya rangkaian masa pembentukan awal santri murid baru, yang terdiri atas 40 hari karantina awal, termasuk tiga hari Patriotic Student Camp dan 37 hari di lingkungan boarding.

Selama rangkaian tersebut, para santri murid mendapatkan pembekalan kedisiplinan, kemandirian, karakter, serta practical life skills sebagai fondasi memasuki masa studi di Al Mashduqi IIBS Garut.

Direktur Al Mashduqi Islamic School Garut, Ayahanda H. Arif Bakhtiar, S.Th.I., M.M., dalam welcoming speech-nya menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas kesabaran dan kepercayaan mereka selama proses karantina.

 “Terima kasih kepada orang tua hebat atas kesabaran menunda temu rindu bersama anandanya. Ini merupakan awalan kita berikhtiar untuk mendidik, memberikan pembelajaran, dan pengasuhan lewat Al Mashduqi IIBS Garut. Alhamdulillah, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita berkesempatan mengungkapkan rasa syukur atas kesabaran 40 hari yang telah dijalani,” ujar Ayahanda H. Arif Bakhtiar.

Ia menambahkan, para santri murid baru yang dikukuhkan merupakan peserta didik terpilih yang melewati proses seleksi dengan tingkat kelulusan sekitar 10 persen dari total pendaftar. Seleksi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Al Mashduqi IIBS Garut untuk menjaga kualitas peserta didik sesuai amanat pendiri yang mengedepankan kualitas dibandingkan kuantitas.

Pembina Yayasan Al Mashduqiyyah Garut, H. Derajat, dalam honour speech-nya mengaitkan nilai kebangsaan dan filosofi Kodam III/Siliwangi, “Esa Hilang Dua Terbilang”, dengan kedalaman konsep tauhid dan tasawuf, yakni Syuhudul Wahdah fil Katsrah dan Syuhudul Katsrah fil Wahdah.

“Nabi tidak pernah menonjolkan dirinya sebagai khalifah atau panglima, melainkan hal itu tercermin melalui perilaku dan akhlaknya. Sebagaimana pesan Prabu Siliwangi bahwa Siliwangi akan masuk ke setiap hati yang waspada. Melalui wasilah silaturahmi yang terbangun hari ini, semoga menjadi perantara bagi kita semua untuk mencapai hal yang lebih baik dan maju,” tutur H. Derajat.

Penguatan karakter dan wawasan kebangsaan kemudian dilanjutkan melalui keynote speech Deputi I BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han. Ia menekankan pentingnya membangun benteng ideologi dan wawasan kebangsaan sejak dini agar generasi muda memiliki daya tahan terhadap berbagai bentuk pengaruh negatif, khususnya di ruang digital.

Menurutnya, pola ancaman dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya hadir dalam bentuk aksi terorisme secara langsung, tetapi berkembang melalui pendekatan soft yang memanfaatkan ruang digital.

“Pola serangan empat tahun terakhir bukan berupa aksi terorisme, tetapi menjadi pola soft dengan memengaruhi melalui intoleransi, radikalisme, narkoba, separatisme, deep fake, dan hoaks. Ruang penyebarannya banyak berada di media digital,” jelas Mayjen TNI Sudaryanto.

Ia menyebut terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, di antaranya Confusion atau kebingungan identitas, Conflict berupa konflik dan polarisasi, Content berupa banjir informasi digital, Comparison atau kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial, serta Choice, yakni kemampuan menentukan pilihan yang benar di tengah derasnya informasi.

Karena itu, ia mengajak para santri murid Al Mashduqi untuk menjadi generasi yang memiliki ketahanan iman sekaligus kecakapan menghadapi perkembangan zaman.

“Jadilah generasi yang kuat imannya, mulia akhlaknya, luas wawasannya, cerdas menggunakan teknologi dan besar kontribusinya untuk Indonesia.”

Dari kalangan dunia usaha, Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir PT ANTAM Tbk, I Dewa Wirantaya, mengingatkan para santri murid, bahwa keberhasilan diterima di sekolah unggulan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk membangun masa depan.

Pihaknya sekaligus menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa unit Air Conditioner (AC) untuk menunjang sarana belajar santri.

“Mungkin hari ini kalian duduk di ruang kelas di Garut, tetapi tidak ada yang tidak mungkin suatu hari nanti kalian menapaki berbagai universitas terbaik di Indonesia maupun dunia. Setinggi apa pun keberhasilan kalian, ada tiga hal yang jangan pernah ditinggalkan: iman dan akhlak, kecintaan kepada orang tua, serta kecintaan kepada Indonesia. Ilmu membuat kalian mampu melangkah jauh, tetapi integritas dan karakter yang menentukan seberapa tinggi kalian dapat dipercaya,” pesan I Dewa Wirantaya.

Puncak pembekalan diisi dengan motivational speech dari Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M. Dalam pesannya, ia mengajak para santri murid untuk menjaga semangat belajar sekaligus memperkuat ketakwaan melalui pembiasaan ibadah sehari-hari.

Ia juga menyampaikan sejumlah amalan yang dapat dirutinkan, antara lain membaca Surat Yasin setelah Magrib, Surat Al-Mulk sebelum tidur, Surat Al-Waqi'ah setelah Subuh, Surat Ar-Rahman setelah Dzuhur, dan Surat As-Sajdah selepas Asar.

“Kepada seluruh santri murid Al Mashduqi, tetap semangat, terus berusaha, dan bertakwa kepada Allah SWT. Semoga Al Mashduqi terus melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, dan sukses selalu,” tegas Mayjen TNI Kosasih usai acara.

Rangkaian Inauguration Ceremony 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya Ketua Dewan Pembina Yayasan Hj. Ida Sri Indriati Dede Satibi, Anggota Komisi X DPR RI M. Hoerudin Amin, Brigjen Pol. Ade Sapari dari Mabes Polri, Wakil Ketua DPRD Garut Bapak Ayi Suryana, S.E., serta Kepala Rumah Sakit Guntur Garut Mayor CKM dr. Firmansyah, Sp.N..

Dalam kesempatan itu pula Al Mashsuqi IIBS Garut menandatanganani MoU bersama RS Guntur Garut, dalam ruang lingkup pelayanan dan edukasi tentang kesehatan

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat pesan utama Inauguration Ceremony 2026 bahwa pendidikan santri tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan iman, karakter, wawasan kebangsaan, kecakapan digital, serta kesiapan berkontribusi bagi Indonesia dan dunia.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Parents Bonding Session dan school tour bagi para tamu undangan.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut