Sekjen Pesantren Kemenag RI Lepas Keberangkatan Santri Garut Ke Universitas Al-Azhar Mesir
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Al Mashduqiyyah Garut secara keseluruhan yang telah mencetak anak-anak dengan daya saing tinggi hingga menghantarkan mereka ke jenjang studi dalam maupun luar negeri,” tuturnya.
Ia berharap para santri mampu menjadi generasi transformatif yang siap menghadapi perubahan zaman, mengembangkan kemampuan akademik, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Arsyad Hidayat menilai kesempatan belajar di Universitas Al-Azhar merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Ia menyebut Al-Azhar memiliki tradisi keilmuan Islam yang kuat serta mengajarkan nilai-nilai Islam moderat.
Arsyad juga mendorong para santri untuk memperluas wawasan dengan mempelajari berbagai bidang ilmu, tidak terbatas pada kajian keagamaan.
“Ini adalah capaian yang luar biasa. Kita tahu Al-Azhar ini merupakan tempat sumber ilmu dan ajaran Islam yang moderat. Saya berharap para santri nanti bisa mengenyam pendidikan dengan ragam bidang studi lainnya, tidak hanya mengambil studi bidang agama saja,” ungkapnya.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, Ia menilai pelepasan tersebut sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi penerus melalui pendidikan dan penguatan kapasitas keilmuan.
Menurut Hamzah, pendidikan yang diperoleh para santri diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.
Melalui keberangkatan 11 santri tersebut, Al Mashduqi IIBS Garut bersama Paguyuban Alumni Al-Azhar Mesir (PAAM) Jawa Barat berharap para peserta didik dapat memperdalam ilmu pengetahuan, menjaga nilai-nilai keislaman, serta membawa manfaat bagi umat setelah menyelesaikan pendidikan di Mesir.
Editor: ii Solihin