get app
inews
Aa Text
Read Next : Polres Garut Gelar Pasukan Operasi Lodaya 2025 Jelang Mudik Lebaran

Pengusaha Berinvestasi, Wabup Garut Harapkan Proses Perizinan di Daerahnya Maksimal

Rabu, 01 Juni 2022 | 19:19 WIB
header img
Wabup Garut, Helmi Budiman, memberikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis Kemudahan Berusaha Bagi Pelaku Usaha di Kabupaten Garut.

GARUT, iNews.id Wakil Bupati (Wabup) Garut, Helmi Budiman, mengungkapkan pihaknya menginginkan proses perizinan di daerahnya bisa lebih cepat, hal tersebut agar banyak pengusaha yang tertarik berinvestasi di wilayah pemerintahannya.

"Karena kita menginginkan adanya investasi di Kabupaten Garut, baik investasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat lokal, ataupun dari luar Garut.

"kata Helmi saat memberikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis Kemudahan Berusaha Bagi Pelaku Usaha di Kabupaten Garut, yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPST) Garut, di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (31/5/2022).

Dari tahun 2020 ke tahun 2021, Helmi menyebutkan, investasi di Kabupaten Garut mengalami kenaikan, yakni dari angka 1,1 triliun ke 1,29 triliun. 

Namun, menurutnya, di tahun 2022 sampai saat ini pencapaian investasi masih jauh daripada target yang ditetapkan.

"Mungkin salah satu sebabnya adalah kesulitan perizinan, mungkin salah satunya. Oleh karena itu, saya tidak ingin ada kesulitan dalam perizinan, sehingga (tidak ada anggapan) "nggak mau ah ke Garut, katanya susah investasi, izinnya juga susah", saya tidak mau seperti itu, kenapa ? karena kita memerlukan investasi ada di Kabupaten Garut," tuturnya.

Lanjutnya, ia menyampaikan, Kabupaten Garut memerlukan investasi yang tumbuh besar, agar laju pertumbuhan ekonomi di daerahnya bisa tinggi, karena menurutnya hal ini juga menjadi salah satu cara untuk membuka lapangan pekerjaan.

"Bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat (jika) pertumbuhan (ekonomi) kalau tinggi ? Uang yang beredar banyak, kemudian cepat perputarannya, itu akan membutuhkan tenaga manusia yang banyak, artinya kita bisa mempekerjakan banyak orang, jadi kalau pertumbuhannya cepat bisa bekerja disitu, yang nganggur akan sedikit, sebab apa ? Sebab duit banyak datang ke Garut," terangnya.

Dengan laju pertumbuhan ekonomi  tinggi, investasi besar, dan uang yang beredar, Helmi meyakini akan membuka lebar investasi, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Kalau pertumbuhan ekonomi tinggi, investasi besar, uang yang beredar banyak, mungut juga gampang. Itulah maksud kenapa kita membuka investasi yang lebar, (yaitu) agar masyarakat sejahtera," katanya.

Sementara itu, Kepala DPMPST Garut, Wahyudijaya mengatakan, pelaksanaan Bimtek ini dilaksanakan secara bertahap sebanyak 16 kali, yang digelar sejak bulan Maret hingga bulan Desember Tahun 2022, melibatkan 480 pelaku usaha.

"Adapun tujuannya adalah pertama meningkatkan kualitas pelayanan perizinan penanaman modal, terus kemudian juga meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait ketentuan pelaksanaan penanaman modal, selanjutnya meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam membuat perizinan berusaha melalui OSS-RBA (Online Single Submission-Risked Based Approach)," pungkasnya.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut