Musim Kemarau Makin Rawan, CDK Garut Ingatkan Puntung Rokok Bisa Picu Kebakaran

Hendra YG
Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah V Garut Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Endik Casdika, Kamis (13/8/2026). Foto: iNewsGarut.id/ Hendra YG.

Para Jaga Leweung bertugas membuat persemaian sekaligus menyiapkan berbagai kebutuhan pembibitan, mulai dari paranet, polybag, pupuk media tanam hingga benih.

Setiap orang ditargetkan mampu menghasilkan sekitar 5.000 batang bibit, di antaranya jenis sengon, gemerina, dan kopi.

Dari jumlah tersebut, maksimal sekitar 2.000 batang bibit ditanam pada lahan kritis seluas dua hektare. Sementara sekitar 3.000 bibit lainnya dapat dibagikan kepada masyarakat sekitar untuk mendukung gerakan penghijauan secara lebih luas.

Program tersebut diarahkan terutama pada lahan milik masyarakat yang berada di luar kawasan Perhutani, kawasan konservasi seperti KSDA dan taman nasional, serta di luar kawasan perkebunan.

CDK memiliki kewenangan untuk mendorong pengelolaan dan penghijauan pada lahan masyarakat maupun lahan carik desa yang masuk dalam cakupan tersebut.

Kolaborasi dengan masyarakat dan komunitas lingkungan dinilai menjadi salah satu kekuatan penting untuk memperluas gerakan penghijauan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

CDK Wilayah V Garut pun memberikan apresiasi terhadap komunitas lingkungan yang selama ini aktif bergerak di lapangan, termasuk Sekolah Sungai Cimanuk (SSC).

Editor : ii Solihin

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network