get app
inews
Aa Text
Read Next : Polres Garut Gelar Pasukan Operasi Lodaya 2025 Jelang Mudik Lebaran

Kader Posyandu dan KPM, Wabup Garut : Mereka Ujung Tombak Pembangunan Manusia

Kamis, 16 Juni 2022 | 05:15 WIB
header img
Wabup Garut, Helmi Budiman, memberikan sambutan dalam acara Bimtek Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan KPM.

GARUT, iNews.id Wakil Bupati (Wabup) Garut, Helmi Budiman menyebutkan, bahwa seorang Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang ada di desa dan kelurahan merupakan ujung tombak pembangunan manusia di Kabupaten Garut.

"Saya melihat bukan hanya terkait dengan masalah kesehatan, tapi masalah yang lainnya juga, para kader ini langsung (terjun ke masyarakat), dan biasanya kader posyandu juga (merangkap jadi) kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). 

"Kata Helmi ketika memberikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan KPM di Desa dan Kelurahan Tahun Anggaran 2022, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Garut di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (15/6/2022).

Lanjutnya, ia mengatakan, yang dikerjakan oleh para kader ini bukan hanya satu sektor saja, melainkan meliputi seluruh sektor, khususnya 10 program yang ada di PKK.

"Dari mulai ideologi, kesehatan, pendidikan ada disitu semua, koperasi semuanya ada. Jadi kalau misalnya DPMD Garut tidak perhatiannya kebangetan, sebab semua program itu mengalir (ke pembangunan manusia) mau dari dinas manapun," imbuhnya.

Ia mengungkapkan terkait kehebatan para kader ini, bahkan dirinya juga belajar tentang makna keikhlasan, karena para kader ini biasanya tidak diberi gaji.

"Jadi ini orang-orang hebat semua, jadi memang harus pintar, tapi tidak cukup pintar harus bangga, artinya saya yakin saya tidak bicara keihklasan karena ibu/bapak lebih ikhlas dari saya. Jadi ketika bicara keikhlasan saya harus berguru kepada bapak/Ibu sekalian sebagai kader PKK, kader posyandu (dan) kader pembangunan desa," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DPMD Garut, Rena Sudrajat menuturkan, kegiatan Bimtek yang mengusung tema "Peran Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Desa dan Kelurahan", ini dilaksanakan selama 2 hari, yakni dari tanggal 15-16 Juni 2022.

Dengan diselenggarakannya Bimtek ini, Rena mengharapkan, dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader Posyandu dan KPM di dalam pelaksanaan konvergensi stunting di desa dan kelurahan.

"(Pesertanya) sebanyak 243 orang, terdiri dari 127 orang kader posyandu, 41 orang KPM, dan 75 orang kader Posyandu Desa Talagajaya dan Desa Wangunjaya, (karena) kebetulan ini (Desa Talagajaya dan Wangunjaya) adalah Posyandu fokus integrasi layanan kesehatan primer Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri," tandasnya.

Editor : ii Solihin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut